Pemeriksaan Pada Puting Susu

Reading time:

Pijat payudara dari samping, menuju ke puting susu untuk mengetaui adanya tips atasi diabetes cairan yang keluar atau tidak. Ulangi pemijatan ini dari arah atas – bawah.

JANGAN LUPA PERIKSA B. H.

Kaum wanita dianjurkan pakai B.H. yang warna cerah, Maksudnya ialah bila ada cairan atau darah yang keluar spontan dari puting susu, dapat juga berupa kerak atau cairan berwarna merah pun nanah. Suatu pertanda agar anda segera periksakan diri pada dokter onkolog.

Screenshot_1SARARI :

1. Sebulan sekali
2. Segera setelah haid selesai.
3. Buatkan catatan.

 

 

BILA DITEMUKAN :

1. Puting susu yang gatal dan mengeluarkan cairan atau darah.

2. Kulit payudara yang berkerut setempat.

3. Benjolan didalam payudara.

– maka :    1. Jangan ketakutan atau panik.

2. Benjolan jangan dipijat-pijat atau dipijatkan.

3. Segera datanglah pada dokter anda.

Dengan menyisihkan sedikit waktu anda dapat menyelamatkan diri dari bahaya penyakit kanker payudara !

APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN BILA MENEMUKAN SEBUAH BENJOLAN

Bila seandainya anda menemukan sebuah benjolan sewaktu SARARI, jangan langsung gugup dan gelisah! Sebagian besar tumor payudara itu tidak ganas. Salah satu yang dikenal paling umum diantara tumor payudara ialah penvakit FIBROKISTIK (= tumor terdiri dari jaringan ikat dan nampak seperti benjolan-benjolan). Penyakit fibrokistik itu jinak sekali dan hampir semua wanita memilikinya didalam kehidupan mereka, biasanya pada usia 30 – 40 tahun. Selama masa menstruasi berlangsung, benjolan penyakit fibrokistik dapat menimbulkan rasa yang amat pedih. Sebirah FIBROADENOMA (= tumor jaringan ikat yang nampak seperti benjolan terutama pada gadis remaja) pada perabaan sukar dibedakan dengan tips atasi diabetes kanker payudara.

Benjolan padat ini sering dijumpai pada gadis remaja usia 20 tahunan. Benjolan ini sama sekali tidak membahayakan. Keadaan lain yang tidak membahayakan tetapi seolah-olah menyerupai kanker payudara adalah PAPPILLOMA (= mengeluarkan cairan dari puting susu); HEMATOMA (= perdarahan dibawah luka pada kulit, pada umumnya diakibatkan oleh suatu kecelakaan pada payudara), dan; MASTITIS (= peradangan kedalam payudara yang ditandai oleh pembengkakan dan rasa sakit).

Pengadaan kelebihan antibodi selanjutnya akan membaur diri dengan tumor antigen

Reading time:

Bahkan sedemikian rupa hingga menyebabkan selseldarah putih tidak mampu lagi “makan” pengkombinasian yang dihasilkan. Kompleks antigen-antibodi tersebut sebenarnya berperan sebagai sebuah lapisan pelindung untuk tumor itusendiri!Pengaruh dari sistim kekebalan dan hormon pada pertumbuhan kanker payudara dengan jelas dapat dilihat pada wanita yang menderita sejenis penyakit yang disebut myasthenia gravisatau MG. Para penderita MG memiliki kandungan adrenal steroid yang amat rendah bila dipantau di air seni mereka; sebagaimana kita ketahui, hal tersebut berarti bahwa mereka memetabolisme mempergunakan hormon-hormon yang ada sangat efisien.

antibodi001Akan tetapi terdapat pula kejadian dimana keganasan nampak begitu nyata pada wanita-wanita tersebut dimana 40% dati keganasanitu terdapat pada kanker payudara. Bila kelenjar Thymus, sebuah kelenjar yang mengemban tanggung jawab besar terhadap fungsi kekebalan, telah di “angkat” pada seorang wanita penderita MG, kemungkinan baginya untuk terkena kanker payudara mengalami penurunan hingga mencapai angka perbandingan 1 : 13, Secara serentak, tingkat kehadiran adrenal-steroid didalam air seni si penderita akan mengalami peningkatan hingga mencapai suatu tingkatan normal.

TEORI – GENETIK :

(Sebuah teori pewarisan dari ayah dan ibu kandung khususnya lewat telur dari indung telur dan sperma : merupakan pembuktian dari sebuah peranan Genetik yang dikaitkan pada perkembangan kanker payudara dan yang tidak dapat disangkal lagi; bila salah satu dari sepasang anak kembar terkena kanker payudara maka saudara kembarnyapun pada umumnya juga terkena dan pada bagian payudara yang sama, juga tepat pada tempat yang sama. Pengaruh begitu besar pada kasus Ibu-Anak, dan bahkan pada hubungan kasus paternal (mengayah) Nenek – Cucu – Perempuan, menunjukkan sebuah kejadian genetik pada beberapa wanita.

Bahwa ditemukan pula kasus kanker payudara yang cukup tinggi pada pria dengan sindroma Klinefelter (sejenis penyakit genetik) merupakan suatu pembuktian lebih lanjut. Kembali, hormon-hormon kemungkinan juga merupakan sebuah mata rantai turun menurun. Agar memungkinkan tubuh seorang wanita menghasilkan estrogen dari bahan mentah yang disediakan baginya, sejenis bahan kimia yang disebut enzyma harus dihadirkan. Tidak terdapat pernyataan bahwa kehadiran atau ketidak hadirnya enzym tersebut dapat merupakan warisan.

Bahan Alami yang Dapat Membantu Meratakan Warna Kulit

Reading time:

Salah satu hal yang mengganggu kita semua saat usia kita semakin bertambah tua adalah hiperpigmentasi. Bahkan jika Anda memiliki kulit sehat, kerusakan akibat sinar matahari atau obat dapat meninggalkan bekas di kulit berupa bintik-bintik usia, noda gelap, dan bekas luka. Konsumsi pure collagen untu kesehatan kulit anda http://etnisa.com/pure-collagen/

cup-of-green-tea

Ada perubahan warna yang dapat sangat resisten terhadap pengobatan, yang dapat menyebabkan banyak orang menjadi putus asa. Beberapa dari Anda mungkin telah menyerah pada pengobatan dengan hydroquinone, yang tidak mencerahkan kulit, tetapi juga mengakibatkan meningkatnya sensitivitas terhadap kerusakan akibat sinar matahari, yang mengarah kepada warna kulit yang lebih gelap, dan dapat mempercepat penuaan.

 Solusi Alami untuk Hiperpigmentasi

  1. Vitamin C: vitamin ini adalah bahan yang bagus untuk kulit untuk begitu banyak alasan, salah satunya adalah untuk mengurangi hiperpigmentasi. Sebuah studi pada tahun 2013 menemukan bahwa mengobati orang yang memiliki melasma (penggelapan kulit hormonal) dan jenis-jenis hiperpigmentasi dengan masker vitamin C dapat meningkatkan penampilannya rata-rata 73 persen. Dari 35 pasien, 22 mengalami peningkatan yang lebih besar dari 50 persen. Vitamin C juga merupakan antioksidan kuat dan dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari setelah pengobatan. Anda dapat menemukan vitamin C dalam banyak produk yang dirancang untuk pencerah kulit.
  1. Kojic Acid: Berasal dari spesies jamur, bahan kimia ini terkait dengan hydroquinone dan membantu untuk menghambat “tirosinase,” yang merupakan enzim yang terlibat dalam produksi melanin. Asam kojic juga merupakan antioksidan, sehingga dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas di masa depan yang mungkin memperburuk hiperpigmentasi.
  1. Kiwi: Seperti asam kojic, ekstrak buah kiwi juga dapat membantu menghambat produksi tirosinase. Satu studi menemukan bahwa kiwi membantu meningkatkan hiperpigmentasi yang merupakan kerusakan akibat sinar matahari. Vitamin C juga membantu untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata. Seperti kebanyakan ekstrak buah, kiwi juga kaya akan antioksidan sebagai pelindung kulit.
  1. Teh hijau: teh ini memberikan banyak manfaat. Selain semua antioksidan untuk meningkatkan kesehatan, teh hijau juga dapat membantu menghambat tirosinase, mengurangi produksi melanin. Terapkan kantong teh bekas yang telah didinginkan ke daerah gelap pada kulit dan biarkan selama 15 menit atau lebih, atau buat masker sendiri dengan mencampur teh hijau yang telah didinginkan dengan pisang, jus kiwi sedikit, atau tepung beras.
  1. Alpha-Arbutin: Diekstrak dari sejumlah tanaman, alpha-arbutin membantu menghambat produksi melanin dan juga membantu memecah kelebihan melanin pada permukaan kulit. Bahan ini juga dapat ditemukan dalam cranberry, blueberry, dan pir, tapi salah satu sumber yang lebih disukai saat ini adalah tanaman bearberry atau “uva ursi”.

Kanker yang kisarnya merenggut nyawa seperlima dari semua penduduk

Reading time:

kanker-hati1Negeri industri adalah tantangan kedua bagi kesehatan Meskipun terutama mengancam orang-orang tua, kanker ada kalanya juga menyerang orang muda; dan di beberapa negara ia sekarang merupakan penyakit yang paling berbahaya bagi anak-anak. Pada puncak kemaharajaan, orang Romawi pukul rata hidup tigapuluh tahun. Sekitar tahun 1930-an, harapan hidup bagi tiap bayi di Afrika, Asia, dan Amerika Latin juga tigapuluh dua tahun. Tapi di seluruh negara berkembang dalam limabelas tahun setelah Perang Dunia II, tingkat-tingkat mortalitas menurun sementara harapan hidup meningkat dengan kecepatan yang tak terimbangi dalam sejarah Eropa dan Amerika Utara. Harapan hidup rata-rata bayi di negara-negara berkembang kini telah mencapai limapuluh tahun.

Lonjakan yang terjal dalam hal harapan hidup di negara-negara berkembang berlangsung pada jaman kedokteran modern, tapi sebagian besar peneliti menyatakan bahwa di sini sumbangan cara-cara perawatan kedokteran itu sendiri tidaklah berarti betul. Memang benar bahwa DDT telah memberantas malaria dari beberapa kawasan, dan vaksin membunyikan lonceng kematian bagi penyakit cacar; dan memang benar bahwa obat-obat antibiotika jelas telah membantu pengobatan beberapa penyakit menular. Akan tetapi, teknologi kedokteran modern hanyalah menjamah segelintir orang sehingga kemajuannya sulit sekali untuk dikatakan sebagai penyebab dari perkembangan-perkembangan dramatis di bidang kesehatan.

Sebagai gantinya, ada kemungkinan bahwa justru berbagai perubahan sosial dan ekonomi yang lebih umum itulah yang telah menurunkan tingkat mortalitas di kalangan orang miskin, seperti yang jugaterjadi di Fropa dan Amerika Utara di awal abad keduapuluh. Misalnya, nutrisi yang lebih baik – hasil kemajuan pertanian serta alat-alat pengangkutan dan komunikasi – tak bisa dibantah telah mengurangi tingkat mortalitas. Persediaan air dan fasilitas sanitasi yang telah berkembang ternyata juga memperpanjang usia. Suatu proses I’modernisasi” yang tidak bisa dirumuskan namun telah memperluas pendidikan, mengakibatkan perluasan pendidikan, pesawat radio, dan gagasan-gagasan modern mengenai ilmu kesehatan peroranganjuga punya pengaruh atas kesehatan. Yang mungkin paling berarti ialah bahwa perkembangan ekonomi – betapapun tak meratanya – telah menaikkan pendapatan dan mengalihkan pandangan dunia dari bermilyar-milyar orang.

REAKSI-REAKSI PADA SITOTOKSIK

Reading time:

antibodi-300x277Bila antibodi-antibodi tertenru terhadap permukaan sel-sel sanggup mengikat komponen-komponen obat alami buat kencing manis tertentu yang terdapat dalam cairan ekstraselular, dinamakan secara kolektif komplemen, maka dapat terjadi suatu reaksi sitotoksik. Menurur sejarah, aktivitas komplemen ditemukan oleh Bordet, ia memperlihatkan bahwa aktivitas lisis terhadap sel-sel darah merah oleh serum kelinci segar yang mengandung zat antisel darah merah domba, akan hilang bila serum disimpan lama atau bila dipanaskan sampai 56 derajat Celcius selama setengah jam, tetapi dapat dipulihkan dengan penambahan serum segar dari kelinci yang belum pernah diimunisasi dengan sel darah merah domba. Dengan demikian untuk hemolisa diperlukan suaru faktor yang relatif tahan panas, yaitu antibodi, ditambah suatu faktor yang tidak tahan panas, yaitu komplemen, yang terdapat dalam semua serum segar.

Komplemen

SIFAT KOMPLEMEN

Aktivitas klasik yang dimiliki komplemen (C’) tergantung pada bekerjanya sembilan komponen protein (C, – Cr) yang bertindak berurutan, dengan komponen pertama terdiri atas riga subfraksi utama yang dinamakan C1q, C1r, dan C1s. Beberapa sifat dari tiga komponen terbanyak dicantumkan pada Tabel 5.1:

Bila komponen pertama diaktifkan oleh suatu kompleks imun (misalnya antibodi yang terikat pada sel darah merah), maka komponen tersebut mendapatkan kemampuan untuk mengaktifkan beberapa molekul dari komponen berikut dalam urutan; seriap molekul ini sanggup beraksi lagi terhadap komponen berikutnya dan demikian seterusnya, sehingga dihasilkan suatu efek “cascade” (= air terjun) yang diperbesar. Dengan cara ini, mengaktifkan satu  molekul Cl akan berakibat aktifnya ribuan molekul dari komponen-komponen berikutnya. Pada tiap tahap, aktivasi selalu diikuti timbulnya suatu aktivitas enzim baru dan karena satu molekul enzim dapat memproses beberapa molekul subsrrat, maka tiap faktor komplemen berikutnya di dalam urutan (Gambar 5. 18).

Komponenkomponen akhir dari aliran komplemen memiliki kemampuan untuk membuat “lubang fungsionall pada selaput sel di mana komplemen itu melekat, mungkin melalui suatu gangguan struktur fosfolipid, dan ini akan berakibat kematian sel. Dengan demikian melalui proses berurutan yang makin diperluas ini, aktivasi satu molekul Cl dapat menghasilkan suatu peristiwa makroskopik, yaitu lisis sel.

Nilai Diagnostik Percobaan-percobaan Otoantibodi

Reading time:

Otoantibodi-otoantibodi serum sering memberikan tanda-tanda diagnostik yang berguna. Percobaan rutin yang lebih bermanfaat ialah pemeriksaan serum dengan imunofluoresensi pada suatu potongan-beku disediakan dari suatu berkas gabungan tiroid dan Iambung manusia yang tidak difiksasi, dan ginjal dan had tikus. Ini ditambahkan oleh percobaan-percobaan penggumpalan untuk faktor-faktor rheumatoid dan untuk tiroglobulin, mikrosom tiroid dan antibodi-antibodi sel darah merah, dan oleh radioassay dari antibodi-antibodi terhadap faktor intrinsik, ADN dan IgG (lihat Tabel 9.2). Keterangan penting disimpulkan dalam Tabel 9.5. Percobaan-percobaan itu akan membukdkan juga nilai dari pemeriksaan orang-orang yang mempunvai risiko, seperti pada keluarga penderita-penderita dengan penyakit otoimun, penderita-penderita tiroiditis (untuk otoimunitas lambung dan sebaliknya) dan akhirnya masyarakat umum.

43-14-Epitopes-L

Pengobatan Kelainan-kelainan Otoimun

Pada kasus-kasus penyakit organ-khusus, pengobatan penggantian biasanya cukup, sebagai contoh tiroksin pada miksedema primer, obat alami buat penyakit kencing manis, itamin B12 pada anemia pernisiosa, dan lain-lain. Pada LES dan nefritis kompleks imun, steroid, sering dalam dosis tinggi, membantu menekan pembentukan otoantibodi-otoantibodi oleh obat-obat imunosupresif seperti azatioprin, siklofosfamida, dan metotreksat. Pengobatan jangka panjang dengan serum antilimfosit masih tetap dianggap penuh risiko dan tak menentu akibatnya. Penggantian plasma untuk menurunkan laju endapan kompleks imun mengalami beberapa kesuksesan. Ia juga telah dimasukkan dalam sindroma Goodpasture. Pada rheumatoid artritis, di samping streroid, obat-obat antiradang seperti salisilat, indometasin, fenil butazon, dan obat-obat baru seperti fenoprofen dan ibuprofen yang luas dipergunakan. Penisilamina, garam-garam emas, dan antimalaria seperti klorokuin semuanya mend-apat satu tempat dalam pengobatan tetapi cara kerjanya belum diketahui.

Laporan-laporan terdahulu menunjukkan suatu efek bermanfaat dari levamisol, suatu peranBsang sel-T, dan orang berpikir apakah kami secara tak disengaja mempunyai halangan pada suatu cara penggunaan supresor-supresor T. Suatu pendekatan yang bermanfaat untuk masa mendatang meliputi “pemusnahan” sel-sel-B yang diutamakan oleh pengadaan hubungan hapten terhadap suatu pembawa yang bebas-timus seperti kopolimer D-glutamat dan D-lisin (D-GL) atau IgG isolog terutama bila diberi dengan kortison dosis tinggi. Ini telah secara pasti bekerja baik pada persilangan mencit-mencit NZH di mana tingkat anti-ADN telah dikurangi pemakaian nukleosida-nukleosida sebagai hapten: kita akan melihat apakah manusia dan mencit memang berbeda demikian.

Cangkokan sumsum tulang pada kekurangan imunologi dan anemia aplastik

Reading time:

Akan dibebaskan dari sel-sel-T imunokompeten untuk mencegah c/t dan,akan disesuaikan pada suatu tempat khusus dalam KHU. Derajat polimorfisme yang sangat tinggi dari KHU dapat melindungi spesies peniruan molekul oleh parasit-parasit, mempertahankan perbedaan dari pengenalan antigenik dan memastikan heterogositas (bybrid vigour). Perbedaan-perbedaan antara KHU ibu dan janin, akan berguna bagi ianin, tetapi sebagai kesanggupan

suatu cangkokan ia harus dilindungi terhadap serangan pencangkokan oleh si ibu; mekanisme-mekanisme pertahanan ya.rg dianjurkan ialah:

anemia-aplastik-adalah-penyakit(i)    mantel mukopolisakarida, di sekeliling trofoblas,

(ii)    resistensi yang diturunkan terhadap serangan sel-T atau -K,

(iii)    peningkatan melalui pelepasan antigen,

(iv)    pembentukan setempai dari imunosupresan.

KHU menunjukkan fungsi-fungsi pengenalan. Gen-gen reaksi imun- (Ri) tanda untuk molekul-molekul (Ai) dengan kekhususan untuk faktor-faktor pembawa yang menentuka., di mana secara penuh mengatur interaksi-interaksi antara sel-sel-T dan -B dan mengutamakan sel-T oleh antigen yang dibuat makrofaga. Antigenantigen KHU dimasukkan dalam turunan sel-sel-T sitotoksik sebagai reaksi terhadap infeksi virus dan KHII itu akan tampak sebagai bagian dari suatu sistem untuk mernbei tanda perubaianperubaban pada ‘diri sendiri’.

Teori pengawasan imun dari kanker mendalilkan bahwa perubahan di permukaan sel-sel neoplastik dapat dikenal oleh sistem imun dan dihilangkan. Antigen-antigen yang ditandai oleh virus idiotipik, dan onkofetal dapat ditemukan pada sel-sel rumor bersama-sama dengan komponen-komponen yang berhubungan dengan bagian sel. Antigen-antigen itu pada beberapa kasus dalat menimbulkan’resistensi rerhadap penanaman tumor selanjutnya jan contoh-contoh dari reaksi-reaksi imun terhadap tumor-tumor pada kanker manusia telah diketahui. ‘Pelepasan’ antigen dari permutaan akan melindungi suatu rumor dari suatu reaksi imun dan semua cara pengobatan mempertimbangkan pengangkatan rumor dengan pembedahan dan lain-lain sebagai langkah pertama yang penting meninggalkan pengobatan imunologi untuk mengatasi-kerdaan tambahan.

Ada harapan bahwa ini harus dilanjutkan dengan pengobatan kontak di mana adjuvan-adjuvan makrofrga yang mengaktifkan (BCG, C. parvum, analog-analog lesitin) diberl bersama-sama dengan tumor hidup dihambat fertumbuhannya (suatu imbangan efek sitostatik dari makrofaga-makrofa ga yang diaktifkan pada tumor-rumor in vitro), Antigen-antigen onkofetal berguna dalam diagnosa (seperti alfa-foe,toprotein pada hepatoma primer). Gen-gen mengarur C3 dan peta protein-protein yang saling melengkapinya dalam KHU. Spesifisitas-spesifisitas HLA sering dihubungkan dengan penyakit-penyakit tertentu, seperri HLA-BZ1 dengan spondilitis ankilosa, B8 dengan miastenia gravis, dan DV2 dengan multipel sklerosis.

Antigen-antigen permukaan tumor

Reading time:

Antigen-antigen ini dianggap menurur 4 bagian besar (Gambar g. 15):

ini apa(a) Pengaturan oleh, virus. Sel-sel yang terinfeksi denagn virus-virus onkogenik.biasanya menunjukkan 2 antigen baru pada permukaannya, yang khusus untuk virus tersebut, yang satu (V) sama dengan antigen pada virus yang diisolasi dan yang lain (T), juga hasil dari genom virus, hanya berada pada sel-sel yang terinfeksi. Yang terakhir ini memberikan antigen pencangkokan yang kuat dan menghasilkan haplotipe yang terbatas dari sel-sel-T sitotokiik, tetapi apakah ini secara fisik berbeda atau berhubungan atau suatu modifikasi dari KHU, masih belum dapat diterangkan. Agaknya kedua antigen memberikan kepekaan untuk merusak tumor tersebut oleh mekanisme antibodi yang menjadi ranggung jawabnya. Semua tumor singeneik yang ditimbulkan oleh virus yang diberikan membawa antigen permukaan yang sama, terlepas dari sel-sel itu berasal maka imunisasi dengan salah satu tumor-tumor ini memberikan cara mengobati kencing manis resistensi pada penolakan berikutnya dengan yang lainnya.

(b) Embrionik. Tumor-tumor berasal dari sel-sel jenis yang sama sering menunjukkan perbedaan anrigen yang biasa beradJ pada sel-sel embrionik juga (disebut antigen-antigen onkofetal). Misalnya c-foetoprotein pada karsinoma hati dan antigen karsinoembrionik (AKE) pada kanker usus halus.

(c) Pembelahan. Antigen-antigen pada permukaan sel dapat berubah pada waktu pembelahan sel. Sebagai contoh, Thomas menemukan bahwa ketegangan permukaan faktor-faktor penentu gula dengan golongan darah khusus H rurun seperti sel-sel mastositoma murni yang , berpindah ke fase Gl dari siklus pembelahan sebaliknya, golongan faktor-faktor penentu B meninggi; ini didalilkan bahwa pernyataan seterusnya dari komponen terakhir ini dihubungkan dengan suatu hnggung jawab pada pembelahan selanjutnya. Bentuk-bentuk sel tumor terasal dari limfosit-B menunjukkan suatu antigen permukaan bebas dari sisa limfosit-B yang ,untuk itu telah dinamakan suatu antigen tumor khusus yang tidak mengaktifkan sel-sel batang B juga diperlihatkan untuk menyarakannya.

Kita menemukan bahwa komponen-komponen permukaan mengikat lektin, aglutinin benih gandum, berlebihan pada sel-sel mieloid (polis dan makrofaga-makrofaga) tetapi kurang mencerminkan pada sel-sel-T dan -B yang tersisa; namun, dalam 24 jam dari rangsangan oleh akiivator-aktivator limfosit polikonal dan sebelum pembentukan ADN dimulai, tempat-tempat ikatan pada lektin yang berkonsentrasi tinggi tampak di permukaan.

Juga sebagai patokan yang kurang eksak, namun masih mempunyai arti praktis adalah tulang belakang

Reading time:

Pusat berada setinggi diskus intervertebralis antara L.4 dan L.5. “Duodenal cap” letaknya setinggi diskus intervertebralis antara L.1 dan L.2. Pemeriksaan abdomen dilakukan pada pasien yang berbaring telentang. Sebaiknya kandung kencing dikosongkan dahulu sebelum pemeriksaan dilakukan dan bantal untuk kepala pasien hendaknya jangan terlalu tinggi. Pemeriksaan abdomen dengan jalan inspeksi dan palpasi adalah sangat penting. sedangkan perkusi dan auskultasi pada abdomen mempunyai kegunaan yang sangat terbatas.

INSPEKSI ABDOMEN

Pada inspeksi kita memperhatikan bgberapa hal yaitu:

(1) permukaan perut,

(2) bentuk perut,

(3) gerakan dinding perut dan

(4) denyutan pada dinding perut.

(1) Permukaan perut

Kulit perut menjadi tegang. licin dan tipis apabila ada pembesaran perut. Kulit yang mengertput dnfidakan Uifrwa Ainaing perut telah mengalami distensi yang luar biasa, misalnya pada seseorang yang dahulunya gemuk sekali lalu menjidi kurus, pada wanita yarrg telah berulang kali melahirkan anak atau pada orang yang pernah menderita asites (busung) dan kemudian sembuh dari penyakitnya.

Biasanya terdapat juga garis2 bekas pembesaran perut (striae). Kulit perut menjadi kuning pada berbagai macam ikterus. Adakalanya garis2 bekas garukan dapat ditemukan juga, hal mana menandakan bahwa ikterus itu disertai pruritus (gatal2). Pada seorang penderita diabetes melitus gdris2 garukan dapat juga dijumpai.

Pelebaran vena yang jalannya ber-liku2 pada permukaan abdomen mencerminkan suatu penyumbatan pada vena kava inferior atau vena porta. Vena2 itu berjalan longitudinal apabila vena kava inferior atau vena iliaka komunis yang tersumbat.

Akan tetapi pada penyumbatan vena porta, vena2 yang melebar dan jalannya ber-liku2 tampak di sekitar pusat dan semuanya menjurus ke pusat (kaput meduse).

Pada vena yang berjalan longitudinal aliran darah adalah dari bawah ke atas, sedangkan pada vena2 yang memancar dari pusat ke tepi, aliran darahnya adalah dari pusat ke perifer.

Hal ini dapat diperiksa dengan cara berikut. Dengan jalan menekan vena memakai jari, dapat kita mengosongkan vena; kemudian jari itu kita lepaskan sambil meng-amat2i dari jurusan mana vena itu terisi kembali.

Bising pada kardio respiratorik

Reading time:

Bising ini adalah bising sistolik yang bangkit oleh karena jaringan paru tertekan oleh jantung pada tiap kontraksi. Bising ini terdengar lemah bila pasien menarik nafas lebih dalam atau mengeluarkan nafas lebih kuat daripada biasa.

Bising pergesekan perikardium.

Bising ini adalah sistolik dan diastolik dan terdengar pada suatu tempat di prekordium. Bising ini dapat disalahtafsirkan sebagai kreptisasi paru akibat perlekatan pleura, cara membedakannya ialah bahwa pada krepitasi pergesek” an pleura berhenti apabila penderita menahan nafas. Bising pergesekan perikardium bunyinya kasar dan seirama dengan denyutan jantung.

PEMERIKSAAN ABDOMEN

Abdomen atau perut mencakup bagian tubuh dari arkus kostal sampai garis lipat paha. Abdomen dibagi dalam 9 bagian sehingga lokalisasi nyeri, spasme otot, tumor dan tanda2 atau gejala2 lainnya bisa ditentukan menurut kawasan2 tersebut.

Sebagaimana kita bisa membuat proyeksi brgan2 pada permukaan dada. maka kita juga bisa memproyeksikan organ2 rongga perut pada permukaan abdomen. Proyeksi ini tidak geeksak proyeksi pada permukaan dada, oleh karena organ2 di dalam abdomen lebih mudah tergeser. Namun demikian, dalam garis besarnya dapat kita memproyeksikan beberapa organ. yaitu :

(a) hati atau hepar yang berada di daerah epigastrum dan di daerah hipokhondriumkanan,

(b) lambung yang berada di daerah epigastrium,

(c) limpa yang mempunyai kedudukan di daerah hipokhondrium kiri,

(d) kandung empedu atau vesika feles sering kali berada pada perbatasan daerah hiboktronrliium kanan dan epigastrium dan

(e)kandung kencing yang penuh dan uterus pada orang hamil dapat teraba di daerah hipogastrium, sedangkan

(f) apendiks berada di daerah antara daerah iliaka kanan, lumbal kanan dan bagian bawah daerah umbilikas.

Apabila kita mengambil umbilikus sebagai patokan, maka dapat kita katakan bahwa proyeksi bifurkasio aorta berada kira2 2 cm di bawah dan sedikit sebelah kiri umbilikus. Oleh karena kedudukan pusat tidak tetap maka sebenarnya umbilikus tidak boleh dipakai sebagai patokan. Patokan ini secara kasar berlaku pada orang2 yang perutnya tidak besar.

Demikian dapat kita proyeksikan percabangan arteria renalis setinggi 10 cm di atas pusat, percabangan arteria iliaka pada pertengahan pusat dan tepi atas os pubis, sedangkan pada pertengahan pusat dan prokesus sifoideus terdapat proyeksi pilorus.Baca info detil mengenai pengobatan diabetes melitus secara medis yang paling efektif hanya di sini.

Next