REAKSI-REAKSI PADA SITOTOKSIK

Reading time:

antibodi-300x277Bila antibodi-antibodi tertenru terhadap permukaan sel-sel sanggup mengikat komponen-komponen obat alami buat kencing manis tertentu yang terdapat dalam cairan ekstraselular, dinamakan secara kolektif komplemen, maka dapat terjadi suatu reaksi sitotoksik. Menurur sejarah, aktivitas komplemen ditemukan oleh Bordet, ia memperlihatkan bahwa aktivitas lisis terhadap sel-sel darah merah oleh serum kelinci segar yang mengandung zat antisel darah merah domba, akan hilang bila serum disimpan lama atau bila dipanaskan sampai 56 derajat Celcius selama setengah jam, tetapi dapat dipulihkan dengan penambahan serum segar dari kelinci yang belum pernah diimunisasi dengan sel darah merah domba. Dengan demikian untuk hemolisa diperlukan suaru faktor yang relatif tahan panas, yaitu antibodi, ditambah suatu faktor yang tidak tahan panas, yaitu komplemen, yang terdapat dalam semua serum segar.

Komplemen

SIFAT KOMPLEMEN

Aktivitas klasik yang dimiliki komplemen (C’) tergantung pada bekerjanya sembilan komponen protein (C, – Cr) yang bertindak berurutan, dengan komponen pertama terdiri atas riga subfraksi utama yang dinamakan C1q, C1r, dan C1s. Beberapa sifat dari tiga komponen terbanyak dicantumkan pada Tabel 5.1:

Bila komponen pertama diaktifkan oleh suatu kompleks imun (misalnya antibodi yang terikat pada sel darah merah), maka komponen tersebut mendapatkan kemampuan untuk mengaktifkan beberapa molekul dari komponen berikut dalam urutan; seriap molekul ini sanggup beraksi lagi terhadap komponen berikutnya dan demikian seterusnya, sehingga dihasilkan suatu efek “cascade” (= air terjun) yang diperbesar. Dengan cara ini, mengaktifkan satu  molekul Cl akan berakibat aktifnya ribuan molekul dari komponen-komponen berikutnya. Pada tiap tahap, aktivasi selalu diikuti timbulnya suatu aktivitas enzim baru dan karena satu molekul enzim dapat memproses beberapa molekul subsrrat, maka tiap faktor komplemen berikutnya di dalam urutan (Gambar 5. 18).

Komponenkomponen akhir dari aliran komplemen memiliki kemampuan untuk membuat “lubang fungsionall pada selaput sel di mana komplemen itu melekat, mungkin melalui suatu gangguan struktur fosfolipid, dan ini akan berakibat kematian sel. Dengan demikian melalui proses berurutan yang makin diperluas ini, aktivasi satu molekul Cl dapat menghasilkan suatu peristiwa makroskopik, yaitu lisis sel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *