Penyakit Tetelo Pada Ayam

Reading time:

Penyakit Tetelo Pada Ayam

Penyakit di dalam dunia peternakan sangatlah beragam jenisnya ada yang sedang menengah dan ada juga yang serius dan sampai dapat menyebabkan kematian. Salah satunya yang terjadi pada peternak ayam banyak Penyakit yang dapat menyerang ayam salah satunya adalah penyakit Tetelo atau orang-orang biasa menyebutnya penyakit Telo.

Tetelo (Newcastle Disease) Penyakit ini merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh peternak ayam karena serangannya sangat mendadak, cepat, menular, dan mematikan. Penyakit ini memiliki tiga tingkatan keganasan.

Pertama, serangan sangat ganas (velogenik). Pada tingkat ini, gejala amat jelas dan bisa membunuh ayam sampai 100%.

Kedua, serangan menengah (mesogenik). Gejalanya berupa gangguan napas dan saraf dengan tingkat kematian 10%. Paling sering terjadi pada ayam muda (kuthuk).

Ketiga, serangan paling lemah (lentogenik). Hanya menurunkan produktivitas bertelur.

Penyebab tetelo atau newcastk disease (ND) adalah virus Paramxyo. Tetelo sering terjadi pada pergantian musim (pancaroba) dan penularannya terjadi lewat kontak langsung dengan ayam penderita. Sampai saat ini belum ada obat yang mujarab untuk mengatasi   penyakit ini. Satu-satunya cara adalah deng menaikkan anti body ayamdengan vaksinasi sebagai upaya pencegahan gejala tetelo sebagai berikut

  • Gangguan pernapasan: ngorok, megap-megap, dan batuk.
  • Jengger dan kepala membiru. Sayap terkulai dan ayam tampak lesu. Nafsu makan berkurang.
  • Kotoran menjadi encer. Otot dan tubuh bergetar.
  • Ada beberapa upaya penanggulangan penyakit ini.
  • Ayam yang terserang ND sebaiknya dimusnahkan saja supaya tidak menulari ayam yang sehat.
  • Lakukan vaksinasi ND, seperti strain F, strain K, atau lasota pada ayam berumur 4 hari, 18 hari, 8 minggu secara intramuskular (melalui kulit dan daging). Pada umur 18 minggu diberikan vaksin gabungan 1B+ND in-aktif secara intramuskular. Ulangi pemberian vaksin 6 bulan kemudian. Bagi ayam berumur kurang dari 1 bulan, pemberian dilakukan dengan cara tetes mulut.
  • Dalam pemberian vaksin, jangan lupa menggunakan pola 444. Artinya, vaksin diberikan pada umur 4 hari, 4 minggu, 4 bulan, dan selanjutnya setiap 4 bulan.

Selain memberikan vaksin factor kebersihan kandang juga harus di perhatikan luangkanlah waktu untuk membersihkan kandang minimal 1 kali dalam seminggu jangan sampai kotoran ayam menumpuk dan kandang menjadi lembab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *