Nilai Diagnostik Percobaan-percobaan Otoantibodi

Reading time:

Otoantibodi-otoantibodi serum sering memberikan tanda-tanda diagnostik yang berguna. Percobaan rutin yang lebih bermanfaat ialah pemeriksaan serum dengan imunofluoresensi pada suatu potongan-beku disediakan dari suatu berkas gabungan tiroid dan Iambung manusia yang tidak difiksasi, dan ginjal dan had tikus. Ini ditambahkan oleh percobaan-percobaan penggumpalan untuk faktor-faktor rheumatoid dan untuk tiroglobulin, mikrosom tiroid dan antibodi-antibodi sel darah merah, dan oleh radioassay dari antibodi-antibodi terhadap faktor intrinsik, ADN dan IgG (lihat Tabel 9.2). Keterangan penting disimpulkan dalam Tabel 9.5. Percobaan-percobaan itu akan membukdkan juga nilai dari pemeriksaan orang-orang yang mempunvai risiko, seperti pada keluarga penderita-penderita dengan penyakit otoimun, penderita-penderita tiroiditis (untuk otoimunitas lambung dan sebaliknya) dan akhirnya masyarakat umum.

43-14-Epitopes-L

Pengobatan Kelainan-kelainan Otoimun

Pada kasus-kasus penyakit organ-khusus, pengobatan penggantian biasanya cukup, sebagai contoh tiroksin pada miksedema primer, obat alami buat penyakit kencing manis, itamin B12 pada anemia pernisiosa, dan lain-lain. Pada LES dan nefritis kompleks imun, steroid, sering dalam dosis tinggi, membantu menekan pembentukan otoantibodi-otoantibodi oleh obat-obat imunosupresif seperti azatioprin, siklofosfamida, dan metotreksat. Pengobatan jangka panjang dengan serum antilimfosit masih tetap dianggap penuh risiko dan tak menentu akibatnya. Penggantian plasma untuk menurunkan laju endapan kompleks imun mengalami beberapa kesuksesan. Ia juga telah dimasukkan dalam sindroma Goodpasture. Pada rheumatoid artritis, di samping streroid, obat-obat antiradang seperti salisilat, indometasin, fenil butazon, dan obat-obat baru seperti fenoprofen dan ibuprofen yang luas dipergunakan. Penisilamina, garam-garam emas, dan antimalaria seperti klorokuin semuanya mend-apat satu tempat dalam pengobatan tetapi cara kerjanya belum diketahui.

Laporan-laporan terdahulu menunjukkan suatu efek bermanfaat dari levamisol, suatu peranBsang sel-T, dan orang berpikir apakah kami secara tak disengaja mempunyai halangan pada suatu cara penggunaan supresor-supresor T. Suatu pendekatan yang bermanfaat untuk masa mendatang meliputi “pemusnahan” sel-sel-B yang diutamakan oleh pengadaan hubungan hapten terhadap suatu pembawa yang bebas-timus seperti kopolimer D-glutamat dan D-lisin (D-GL) atau IgG isolog terutama bila diberi dengan kortison dosis tinggi. Ini telah secara pasti bekerja baik pada persilangan mencit-mencit NZH di mana tingkat anti-ADN telah dikurangi pemakaian nukleosida-nukleosida sebagai hapten: kita akan melihat apakah manusia dan mencit memang berbeda demikian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *