Juga sebagai patokan yang kurang eksak, namun masih mempunyai arti praktis adalah tulang belakang

Reading time:

Pusat berada setinggi diskus intervertebralis antara L.4 dan L.5. “Duodenal cap” letaknya setinggi diskus intervertebralis antara L.1 dan L.2. Pemeriksaan abdomen dilakukan pada pasien yang berbaring telentang. Sebaiknya kandung kencing dikosongkan dahulu sebelum pemeriksaan dilakukan dan bantal untuk kepala pasien hendaknya jangan terlalu tinggi. Pemeriksaan abdomen dengan jalan inspeksi dan palpasi adalah sangat penting. sedangkan perkusi dan auskultasi pada abdomen mempunyai kegunaan yang sangat terbatas.

INSPEKSI ABDOMEN

Pada inspeksi kita memperhatikan bgberapa hal yaitu:

(1) permukaan perut,

(2) bentuk perut,

(3) gerakan dinding perut dan

(4) denyutan pada dinding perut.

(1) Permukaan perut

Kulit perut menjadi tegang. licin dan tipis apabila ada pembesaran perut. Kulit yang mengertput dnfidakan Uifrwa Ainaing perut telah mengalami distensi yang luar biasa, misalnya pada seseorang yang dahulunya gemuk sekali lalu menjidi kurus, pada wanita yarrg telah berulang kali melahirkan anak atau pada orang yang pernah menderita asites (busung) dan kemudian sembuh dari penyakitnya.

Biasanya terdapat juga garis2 bekas pembesaran perut (striae). Kulit perut menjadi kuning pada berbagai macam ikterus. Adakalanya garis2 bekas garukan dapat ditemukan juga, hal mana menandakan bahwa ikterus itu disertai pruritus (gatal2). Pada seorang penderita diabetes melitus gdris2 garukan dapat juga dijumpai.

Pelebaran vena yang jalannya ber-liku2 pada permukaan abdomen mencerminkan suatu penyumbatan pada vena kava inferior atau vena porta. Vena2 itu berjalan longitudinal apabila vena kava inferior atau vena iliaka komunis yang tersumbat.

Akan tetapi pada penyumbatan vena porta, vena2 yang melebar dan jalannya ber-liku2 tampak di sekitar pusat dan semuanya menjurus ke pusat (kaput meduse).

Pada vena yang berjalan longitudinal aliran darah adalah dari bawah ke atas, sedangkan pada vena2 yang memancar dari pusat ke tepi, aliran darahnya adalah dari pusat ke perifer.

Hal ini dapat diperiksa dengan cara berikut. Dengan jalan menekan vena memakai jari, dapat kita mengosongkan vena; kemudian jari itu kita lepaskan sambil meng-amat2i dari jurusan mana vena itu terisi kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *