3 penyakit Yang Sering Menyerang Ayam

Reading time:

3 penyakit Yang Sering Menyerang Ayam

Banyak sekali penyakit untuk hewan ayam namun ada beberapa yang sering menyerang ayam berikut ini kami akan membahas tida penyakit yang sering di alami ol;eh ayam adalah sebagai berikut :

Kolera
Penyakit ini tidak kalah ganasnya dengan Penyakit Tetelo Pada Ayam. Serangannya tidak hanya pada ayam petelur, tetapi bisa juga menyerang ayam pedaging. Paling banyak ayam yang diserang yang berumur 12 minggu. Serangannya bisa berupa serangan mendadak (akut) atau serangan berkepanjangan (kronis).

Kerugian yang terjadi akibat kolera, bobot ayam rata-rata menurun tajam, produksi telur menurun, bahkan bisa menyebabkan 100% kematian. Penyebab penyakit ini berupa bakteri Pasteurella multocida dan Pasteurella gallinarum. Bakteri ini biasanya menyerang pernapasan dan pencernaan. Ketika kondisi ayam menurun, bakteri ini menjadi patogen. Gejala penyakit ini sebagai berikut.

  • Pada gejala serangan akur, bisa terjadi serangan tiba-tiba tanpa alasan jelas.
  • Pada serangan kronis, terjadi demam atau peningkatan suhu rubuh ayam. Nafsu makan hilang. Kotorannya mencret. Kotoran bau, berwarna kuning atau cokclat, dan bcrlendir. Jenggcr membengkak, pial membiru. Ayam sering menggeleng-gelengkan kepalanya. Persendian kaki ayam juga membengkak, begitu juga dengan sayapnya. Kadang disertai dengan kelumpuhan.

Cara mencegah dan menanggulanginya sebagai berikut.

  • Vaksinasi dengan vaksin kolera pada umur 6-8 minggu dan diulang pada umur 8-10 minggu.
  • Menjaga litter tetap kering dan venrilasi baik.
  • Menjaga kepadatan kandang.
  • Sering mencuci peralatan kandang.
  • Berikan vitamin dan obat antistres pada saat-saat tertentu, misalnya pada saat ayam pindah kandang.

Berak Kapur
Penyakit ini banyak menyerang anak ayam, terutama ayam berumur 1-10 hari. Ayam yang terserang menjadi lemah dan mati muda. Pada ayam dewasa, gejala terlihat samar-samar. Ayam yang sembuh menjadi pembawa sifat penyakit (carrier) seumur hidup. Penularan terjadi melalui telur. Artinya, anak ayam (DOC) bisa membawa sifat penyakit. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum. Gejalanya sebagai berikut.

  • Nafsu makan ayam berkurang.
  • Kotoran encer, putih berlendir, banyak melekat pada daerah anus.
  • Ayam terlihat pucat, lemah, kedinginan, dan suka befgerombol mencar, tempat hangat.
  • Sayap tampak kusut, menggantung.
  • Jengger berwarna keabu-abuan.
  • Kesuburan dan daya tetas telur ayam menjadi rendah.
  • Ayam tampak depresi, takut, dan tidak tenang.

Penanggulangannya sebagai berikut.

  • Menjaga sanitasi kandang dan mesin tetas.
  • Desinfektan kandang dengan fungisida dan Formaldehida 40%.
  • Vaksinasi dengan vaksin kolera.
  • Ayam yang kondisinya parah akibat serangan penyakit ini sebaiknya dimusnahkan.

Cacingan (Worm Disease)
Penyakit ini jarang menimbulkan kematian, tetapi dapat menyerang semua umur ayam. Akibatnya terjadi hambatan pertumbuhan dan produksi tdur. Secara umum, ada tiga golongan cacing yang menjadi parasit ayam, yaitu golongan nematoda, trematoda, dan cestoda, Tiga jenis cacing dari golongan nematoda dan cestoda yang paling banyak menyerang. Gejala ayam yang terserang penyakit ini sebagai berikut.

  • Tubuh ayam menjadi kurus
  • Nafsu makan berkurang.
  • Sayap kusam dan terkulai.
  • Kotoran encer, berlendir berwarna keputihan, dan kadang-kadang berdarah.
  • Pertumbuhan lamban.

Cara menanggulanginya sebagai berikut.

  • Sanitasi kandang dengan desinfektan.
  • Pemberian Caricid pada umur 4—6 minggu dengan dosis 30 ml/3 liter air minum untuk 100 ekor ayam. Umur lebih dari 6 minggu diberi dosis 6 mJ/10 liter air untuk 100 ekor ayam.
  • Campurkan premiks 2,4% ke dalam makanan dengan dosis 2,5 g/kg pakan, diberikan 5—6 hari.

Dengan adanya berbagai penyakit tersebut sering membuat para peternak unggas frustasi kebingungan sehingga gagal dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu kenali betul penyebab munculnya penyakit-penyakit tersebut dan cara pencegahannya. Dan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab kegagalan usaha ternak dan cara menanggulanginya, Anda bisa mengunjungi website berikut “http://tetasan.com/“. Didalam website tersebut tidak hanya akan membahas tentang penyebab kegagalan dan cara menanggulanginya saja, melainkan juga menyediakan berbagai alat penunjang keberhasilan dalam usaha ternak unggas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *